Meta Investasi Rp 14 T di Cred, Rekrut CEO untuk WhatsApp
Meta Kucurkan Rp 14,7 Triliun ke Cred, Tarik Sang Pendiri Garap WhatsApp
Raksasa teknologi Meta kembali melakukan gebrakan finansial besar di pasar Asia Selatan. Perusahaan besutan Mark Zuckerberg tersebut resmi menyuntikkan dana investasi segar sebesar USD 900 juta atau setara dengan Rp 14,7 triliun kepada perusahaan rintisan fintech terkemuka asal India, Cred. Suntikan modal jumbo ini otomatis melambungkan valuasi Cred hingga menyentuh angka 4 miliar dolar AS.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kuatok.net, modal baru ini dialokasikan untuk mempercepat roda ekspansi bisnis, memperkokoh fondasi kelembagaan, serta memperluas dominasi layanan di berbagai sektor keuangan digital.
Kunal Shah Berpindah Haluan ke WhatsApp
Di balik pengumuman investasi fantastis ini, kejutan besar datang dari internal manajemen. Kunal Shah, sosok pendiri sekaligus CEO Cred, memutuskan melepaskan status kepemimpinannya di perusahaan yang ia rintis tersebut demi bergabung ke gerbong Meta.
Melalui pernyataan di platform media sosial X, Kunal memberikan sinyal kuat mengenai motivasi perpindahannya. Ia memandang adanya potensi masif yang belum tergali sepenuhnya pada aplikasi pesan instan WhatsApp. Di tempat baru ini, Kunal diproyeksikan mengisi posisi strategis menggantikan Will Cathcart untuk menakhodai WhatsApp.
Langkah taktis Meta merekrut Kunal dinilai sangat krusial, mengingat basis pengguna WhatsApp di India telah menembus angka 500 juta orang. Kehadiran Kunal diharapkan mampu memecahkan tantangan besar dalam memperluas penetrasi fitur pembayaran digital WhatsApp Pay yang selama ini bersaing sengit di pasar lokal.
Transisi Kepemimpinan di Tubuh Cred
Selama beberapa tahun terakhir, Cred telah bertransformasi menjadi pilar penting dalam ekosistem keuangan India, dengan memproses lebih dari 40 persen pembayaran tagihan kartu kredit di negara tersebut. Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin Kunal Shah yang diakui oleh para investor, termasuk Managing Director PeakXV Partners, Shailendra Singh.
Pasca-kepindahan Kunal, kendali operasional sementara Cred akan diserahkan kepada Miten Sampat, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala strategi dan keuangan. Struktur manajemen baru kini tengah dipersiapkan oleh dewan direksi demi memuluskan target jangka panjang perusahaan menuju penawaran saham perdana (IPO).
Meta Alihkan Ribuan Karyawan Demi Fokus AI
Selain manuver investasi di India, Meta juga tengah disibukkan dengan perombakan struktur organisasi skala global. Langkah efisiensi ini diwarnai dengan kebijakan pemangkasan hubungan kerja (PHK) sekaligus reorganisasi besar-besaran bagi staf yang bertahan.
Melalui edaran internal, Head of HR Meta, Janelle Gale, mengonfirmasi pergeseran tugas sekitar 7.000 karyawan ke dalam empat divisi baru. Unit-unit baru ini dibentuk khusus untuk mempercepat pembuatan aplikasi dan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan (AI) natif. Skema baru ini juga memotong birokrasi struktural agar manajemen menjadi lebih ramping dan produktif.
Guna melancarkan masa transisi penempatan posisi baru ini, manajemen menginstruksikan para pekerja untuk melakukan tugas secara beralih ke rumah (WFH). Di saat yang sama, surat pemberitahuan pemutusan hubungan kerja mulai didistribusikan kepada staf yang terdampak.
Strategi agresif ini mempertegas arah baru Meta yang mulai meninggalkan ambisi Metaverse demi memenangkan kompetisi ekosistem AI dunia. Mark Zuckerberg dikabarkan siap menggelontorkan belanja modal hingga ratusan miliar dolar AS demi membangun infrastruktur pusat data raksasa dan merekrut talenta-talenta terbaik di bidang kecerdasan buatan.